Cerita Celengan Botol Aqua


Setelah pulang kerja, dua botol aqua besar yang berisi duit 20.000an saya raib alias dibobol maling!!
Saat itu, rasanya lemes, kaget. Gimana nggak kaget, duit 20.000an yang saya kumpulkan sejak lima bulan lalu di dalam lemari pakaian, sekarang udah nggak ada sisanya. Mau gimana lagi? Yang ada hanya dua kata: ikhlas dan sabar.  

Jadi, kejadiannya gini...
Saya ini anak kos, dan raibnya duit saya di kamar kos. Tiap weekend saya selalu pulang ke rumah dan balik lagi ke kos  pada hari senin setelah subuh. Tapi, kali ini saya tidak langsung pulang ke kos. Pulang kerja, lima menit sebelum magrib saya baru tiba di kosan.
Saat saya di depan pintu kamar, saya sudah mendapati keanehan, yang biasanya cantolan gembok itu tidak tertutup, kok sekarang tertutup? Apa bapak kos ngontrol kamar saya? Pintu kamar yang memang dalam keadaan terkunci, lalu saya buka. Dalam keadaan kamar gelap, saya melihat kondisi kamar yang berantakan. Saat saya menyalakan lampu, yang terlihat pertama kali adalah botol aqua kosong tergeletak di atas kasur lengkap dengan sebuah pisau dapur yang saya miliki. Firasat saya mulai tidak enak, saya memberanikan diri melihat lemari. Ma sya Allah, benar saja! Celengan dua botol aqua besar saya sudah dibobol maling!

Saya melihat dua botol itu sudah dipotong rapi. Buru-buru saya adukan kejadian ini kepada ibu-bapak kos. Mereka panik juga, katanya, baru kali ini anak kos kehilangan duit. Saya sempat tanya kamar sebelah yang dia juga baru datang ke kos siang tadi dan kebetulan pulang ke cirebon dari hari kamis, ibu kos juga pulang kampung dari hari Jum'at.
Oke, lengkap! sekitaran kos sepi pas hari sabtu-minggu.
Anehnya, tidak ada bobolan pintu atau kerusakan pintu yang memungkinkan si maling menerobos masuk kamar. Ini seakan si penjahat masuk kamar saya dengan kunci serep, padahal kunci serep semua dipegang bapak kosan. Dan, bodohnya saya adalah celengan yang saya simpan di lemari pakaian, tidak saya kunci dan membawanya ke dalam tas saya. 

Musibah ini kali pertama saya alami (kemalingan duit).
Tidak ada musibah yang tidak membuat kita belajar, right?
Pertama, saya mulai mawas diri dengan tidak membiarkan saya ceroboh lagi.
Kedua, saya jadi terbiasa dengan rasa ikhlas. (Oh, jadi gini rasanya kehilangan harta benda kita).
Ketiga, menambah pikiran positif bahwa musibah ini adalah ujian yang datang dari Allah untuk digantikan yang lebih baik lagi atau mengurangi dosa yang pernah saya lakukan. 

Dari musibah ini, saya juga mengoreksi kemungkinan-kemungkinan kesalahan saya selama ini. Saya sadar, mungkin saya kurang beramal atau bersedekah, atau mungkin saya menjauh dari Allah.
Bukan bermaksud ria. Memang, saya sadari hampir sebulanan ini saya sudah jarang shalat Dhuha. Karena selain mempermudah mendapatkan rezeki, shalat Dhuha juga membuat rezeki yang kita miliki terjaga. Kejadian ini membuat saya menyadari, betapa pentingnya melaksanakan shalat Dhuha. 


Semoga Allah menggantikan rezeki saya dengan yang lebih baik lagi. Aammiin...


Dalam Kenangan

4 komentar:

  1. Innalillahi
    Hana turut berduka cita atas kehilangan celengan dan isinya, Mba Idhan
    (^-^)/(;_;)
    Semoga dapat ganti lebih baik dan jadi penggugur dosa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaammiin hana, makasiihh :")

      Hapus
    2. Semoga diberikan pengganti yang lebih baik ya Idhan :) jadi terinspirasi bikin celengan di aqua, tapi gampang ngambilnya ya, tinggal gunting XD

      Hapus
    3. Aaamminn mba sandra, makasih.
      Hayoo mba semangat nabung :)

      Hapus